Tulisan 4
10 Desember 2022
Halo, apa kabar diriku di post-an tentang America Chaves? Banyak ya yang kamu lalui selama 2022. Yang bikin hancur, yang bikin bahagia, yang bikin capek, yang bikin belajar hal baru. Jujur, kali ini aku sampai tidak se-mampu itu untuk nulis karena hari ini aku diberi jawaban atas doa yang sepanjang 2022 aku uraikan ke langit. Aku bahkan nggak sanggup lagi menceritakan hal yang sangat gamblang teringat di otak. Luka yang susah payah aku sembuhkan, aku sendiri yang menggores lagi di tempat yang sama.
Hei, tidak apa-apa.
Ini bentuk kasih sayang dari Tuhan. Bentuk jawaban yang selama ini kamu pertanyakan. Sekarang, ikhlas ya. Jangan lihat dia lagi. Tidak apa, mulai dari garis awal. Pasti melelahkan. Tidak apa. Tidak apa.
"Jadi, hari itu aku berdoa kepada Tuhan.
-Ya Tuhan, kalau memang dia yang tepat maka dekatkan lah.
Ternyata dia menjauh.
Hari berikutnya aku berdoa lagi kepada Tuhan.
-Ya Tuhan, kalau memang bukan dia tunjukkan alasannya.
Tuhan mendengar dan mengabulkan permintaanku.
Lalu dengan pasrah aku meminta lagi.
-Ya Tuhan, biarkan aku melupakannya. Aku lelah.
Entah doaku yang terlalu lemah atau hatiku yang terlalu berat untuk lupa. Lama.
Lalu.. saat aku lalai dengan kasih sayang Tuhan air mata itu kembali dan aku menyambutnya dengan bodoh. Ketika logika sedikit terbuka, aku kembali berdoa.
-Ya Tuhan, kalau memang ini bukan yang terbaik dan bisa membuatku dalam kesakitan, hentikan apa yang akan aku lakukan.
Dan hari ini, aku usaikan doaku tentangmu kepada Tuhan karena begitu besar kasih sayangnya kepadaku."
Komentar
Posting Komentar